PERKAMPUNGAN BUDAYA BETAWI SETU BABAKAN JAGAKARSA JAKARTA SELATAN 1998 dan 2015

IMG_9576

Tahun 1998, Ini saat pertama kita menemukan lokasi yang luar biasa cantik nya untik dijadikan Kawasan Perkampungan Budaya Betawi, Insya Allah pada Tahun 1998, saat anak bungsu ku Monica Andalusia (pakai kaos Orange berusia 10 Tahun, lahir 6 Pebruari 1988) saat ini Alhamdulillah sudah menjadi dokter Monica Andalusia menikah dengan kawan sekelas semasa SMP-SMA Labs School sd Kuliah Kedokteran Trisakti, yaitu dokter Agatha Pradana dan memiliki putra satu yaitu Hastabrata Alaric Pradana, Alhamdulillah juga sudah bekerja dua dua nya Agatha PNS DKI dan Monica swasta yang praktek di 3 tempat, oiya dalam Foto itu dari kiri kekanan (maaf yang saya ingat namanya aja ya…) Dayat LKB, ibu Hj. Sun’ah Andries (iubunda Deddy Mizwar), ada H. Hussein Sani,H. Rusdi Saleh, Hj. Emma Agus Bisrie, dng anaknya Bunga, H. Irwan Syafei, saya Hj. Sylviana Murni dengan baju Pink kacamata hitam…,Hj. Cucu Sulaicha Nasiboe, H. Mas’oed Mardani, H. Somad dan para Tokoh Betawi lainnya deh…

IMG_9549

2015, Perkampungan Budaya Betawi 2015 di Malam Hari di Amphi Theater nya

IMG_9581

1998, Hj. Cucu dan Hj. Emma dengan Hj. Sun’ah Andries dan Hj. Sylviana Murni

IMG_9551

AtasSebelum dan Bawah sesudah dibenahi 2015

IMG_9580 IMG_9579 IMG_9578IMG_9550 IMG_9552 IMG_9553 IMG_9554 IMG_9555 IMG_9556

Comments (1) »

JAKARTA tuan rumah ASIAN GAMES 2018

Jakarta bersama Palembang, Jawa Barat dan Banten SIAP menjadi Tuan Rumah Asian Games 2018, Mohon doa restu Masyarakat Indonesia dan Jakarta tentunya

IMG_5710IMG_5669 IMG_5675

Leave a comment »

Selamat Datang di BLOG ku yaaaa…..

Asw.Apa Khabar semua, tiba tiba kangen mau update lagi di BLOG ku….agar kita tetap terjalin silaturrahim yaaa….

Leave a comment »

Sekarang Ketua Panitia HUT DKI ke 486 (saatnya kembali ber…creating mind…), terima kasih Pak Jokowi, Gubernurku….

Ini Rangkaian Kegiatan Jokowi di HUT Ke-486 DKI Jakarta

 

  • Penulis :Kurnia Sari Aziza Sabtu, 22 Juni 2013 | 08:08 WIB

 

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo saat berbincang dengan Kompas.com, di Balaikota Jakarta, Kamis (23/5/2013). | Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

Ketua Harian Panitia Penyelenggara HUT ke-486 DKI Jakarta, Sylviana Murni, mengatakan, rangkaian kegiatan ulang tahun Jakarta tahun ini merupakan ide orisinal dari Jokowi. “Akan memberikan pelayanan pada masyarakat,” kata dia di Balaikota Jakarta, Jumat (21/6/2013).

Pada pukul 08.00 WIB, Jokowi akan memulai aktivitasnya dengan mengikuti apel upacara HUT  ke-486 DKI Jakarta di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat. Selanjutnya, Jokowi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama akan mengikuti sidang paripurna DPRD di Gedung DPRD DKI.

Sidang paripurna dijadwalkan mulai pada pukul 09.00 WIB. Direncanakan, sidang akan dihadiri Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.

Pada petang hari, Jokowi akan membuka “Monorail Exhibition” di sisi timur silang tenggara Monas bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan. Akan ada pameran contoh kereta monorel dari PT Jakarta Monorail dan PT Adhi Karya (BUMN).

“Setelah itu, Pak Gubernur akan menerima tamu-tamu asing dalam jamuan Balaikota,” ujar Sylviana. Rencananya, para tamu asing akan diajak dalam rombongan tumpeng raksasa yang diikuti 486 tumpeng kecil. Tumpeng-tumpeng itu akan diangkat oleh para perangkat satuan kerja, wali kota, wakil wali kota, bupati, wakil bupati, hingga camat dan lurah.

Jokowi rencananya akan “menunggang” tumpeng raksasa. Sesudahnya, dia akan memotong tumpeng tersebut dan dibagikan pada tokoh kehormatan. Warga pertama yang bakal menerima potongan tumpeng pertama adalah istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, Hetty Eveline Ngantung. Berikutnya adalah mantan Wakil Gubernur DKI Eddie Marzuki Nalapraya.

Tumpeng untuk rakyat

Sementara itu, tumpeng-tumpeng kecil yang dibawa jajaran perangkat pemerintah daerah akan dinikmati warga yang menghadiri perayaan. Setiap tumpeng kecil ini disusun dalam tiga tingkat.

Pada tingkat pertama, akan ada enam bungkus makanan, tingkat kedua ada delapan bungkus, dan pada tingkat ketiga ada empat bungkus. Setiap bungkusan berisi nasi beserta lauk-pauk dan sendok.

“Nanti tumpeng diarak dari Balaikota menuju Bunderan Hotel Indonesia. Nah saat diarak itu akan diiringi dengan delapan panggung dengan delapan genre musik yang tersebar di sepanjang jalan. Terserah Pak Gubernur mau ke panggung yang mana, bebas. Ada delapan panggung hiburan dan satu panggung hiburan utama. Semuanya menampilkan jenis musik yang berbeda-beda,” papar Sylviana.

Sylviana menolak menyebutkan total biaya untuk seluruh rangkaian kegiatan peringatan ulang tahun Jakarta. Dia berkilah, pesta rakyat ini merupakan hasil peran serta aktif masyarakat. Menurut dia, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang meminimalisasi penggunaan anggaran daerah.

“Acara-acara ini membawa konsep dari rakyat untuk rakyat,” sebut Sylviana. Menurut rencana, Jokowi akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sampai pukul 23.00 WIB. Besok, Minggu (23/6/2013), Jokowi sudah harus membuka Jakarta International 10k.

Editor : Palupi Annisa Auliani

8 Panggung Hiburan Meriahkan Malam Muda-mudi HUT Ke-486 DKI

 

  • Penulis :Kurnia Sari Aziza Selasa, 18 Juni 2013 | 22:27 WIB

 

Asisten Pemerintahan DKI sekaligus Ketua Penyelenggara HUT DKI Jakarta ke 486 tahun, Sylviana Murni | Kompas.com/Kurnia Sari Aziza

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Panitia HUT ke-486 DKI Jakarta menyiapkan delapan panggung untuk acara Malam Muda-mudi, di wilayah Monumen Nasional hingga Bundaran Hotel Indonesia, pada 22 Juni 2013.

“Setiap panggung akan diisi musik. Ada yang rock n roll, keroncong tugu, disco, campur sari, jazz, dangdut, blues, dan perkusi,” ujar Ketua Panitia HUT ke-486 DKI Jakarta, Sylviana Murni.

Panggung akan dipasang di kawasan Wisata Kuliner Sabang, Jalan Sunda, depan Hotel Pullman, depan Hotel Mandarin, Jalan Kebon Kacang, lapangan di sebelah EX Plaza, areal Gedung Jaya, dan depan Bank Indonesia.

Sylviana mengatakan, selama acara, Jalan MH Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat akan ditutup. Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Polda Metro Jaya, dan instansi terkait untuk pengaturan lalu lintas.

“Sebanyak 800 personel Satuan Polisi Pamong Praja akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara tersebut. Kami juga meminta bantuan Polda Metro Jaya. Pihak keamanan gedung di sekitar lokasi juga diminta untuk membantu pengamanan selama acara berlangsung,” kata Sylviana.

Acara Malam Muda-mudi merupakan bagian dari serangkaian kegiatan malam puncak perayaan HUT ke-486 DKI Jakarta. Perayaan  malam puncak HUT ke-486 DKI Jakarta akan ditandai dengan arak-arakan tumpeng dari Balaikota ke Bundaran HI pada pukul 18.00. Pada pukul 20.00, acara akan dipusatkan di panggung utama, yang akan dipasang di sisi tenggara Monumen Nasional.

Acara Malam Muda-mudi itu akan berlangsung mulai pukul 21.00-22.00. Namun, pengalihan arus lalu lintas sudah akan dimulai sejak pukul 16.00 secara bertahap hingga penutupan total pada pukul 18.00.

Setelah acara selesai, semua panggung hiburan akan langsung dibereskan karena lokasi itu akan disiapkan untuk acara Jakarta International 10K di Monas, pada 23 Juni 2013.

 

 

 

JAKARTA, KOMPAS.com – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, akan ikut mengarak 486 tumpeng bersama dengan pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan 40 penari, dari Balaikota ke Bundaran Hotel Indonesia, pada perayaan HUT ke-486 DKI Jakarta, Sabtu (22/6/2013).

Dari 486 tumpeng itu, ada satu tumpeng yang tingginya hampir mencapai lima meter. Tumpeng raksasa itu akan diberikan kepada sejumlah warga kehormatan dan 487 lainnya kepada masyarakat yang hadir.

“Tumpeng raksasa akan diberikan kepada warga kehormatan yaitu istri almarhum Henk Ngantung, kedua kepada tokoh masyarakat Betawi dan yang ketiga ke H. Edi Marzuki Nalapraya. Semua yang nyerahin gubernur,” ujar Ketua Panitia HUT DKI Jakarta, Sylviana Murni, Jumat (22/6/2013).

“Ini ide original gubernur yang akan memberikan pelayanan pada masyarakat. Kita yang punya kewajiban mengemas sebaik-baiknya,” ujarnya.

Acara arak-arakan tumpeng itu merupakan awal dari serangkaian acara kegiatan malam puncak HUT ke-486 DKI Jakarta, yang akan digelar di sepanjang Jalan MH Thamrin dan kawasan Monumen Nasional.

Setelah arak-arakan itu, acara akan dipusatkan di panggung utama, yang terletak di sisi tenggara Monumen Nasional, yang dilanjutkan acara Malam Muda-mudi pada pukul 21.00 WIB.

Lalu lintas dari dan menuju lokasi acara akan dialihkan mulai pukul 16.00 WIB dan akan akan ditutup total pada pukul 18.00 WIB. Editor : Tjatur Wiharyo

JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-486 Jakarta pada Sabtu, 22 Juni 2013, akan berlangsung sangat meriah. Pada tanggal tersebut, Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah mempersiapkan berbagai acara rakyat, yang dimulai dari pagi hari.

Pada pukul 07.30 WIB, Gubernur Jokowi bersama pejabat Pemprov DKI dan pimpinan DPRD DKI melaksanakan apel HUT DKI ke-486 di Plaza Selatan Monumen Nasional (Monas). Setelah apel selesai, acara dilanjutkan dengan berfoto bersama Gubernur dan pejabat Pemprov DKI di pendapa Balaikota Jakarta.

Pada pukul 09.30 WIB, DPRD DKI menggelar rapat paripurna istimewa DPRD DKI dalam rangka HUT DKI Jakarta ke-486 tahun. Selain Jokowi, rencananya, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga akan menghadiri paripurna tersebut.

Pada pukul 09.00 WIB, akan ada acara perlombaan Jakfox 2013. Acara tahunan tersebut akan dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Wiriyatmoko di Lapangan IRTI Monas. Acara Jakfox akan diselenggarakan selama dua hari, mulai Sabtu hingga Minggu (23/6/2013).

Kemudian, di malam puncak HUT Ke-486 Jakarta, pengalihan arus akan dilakukan mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Thamrin sejak pukul 16.00 WIB secara bertahap hingga penutupan total pada pukul 18.00 WIB. Pada pukul 18.00 WIB, Jokowi bersama Wagub Basuki dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI hingga lurah akan bersama-sama berangkat dari Balaikota Jakarta untuk mengarak tumpengan besar menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Ketua Panitia Penyelenggara HUT Ke-486 DKI, Sylviana Murni, mengatakan, rencananya Jokowi akan menaiki tumpeng raksasa dan memberikan dua potongan tumpeng kepada tokoh Jakarta, yakni istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, Evie Ngantung; dan mantan Wakil Gubernur DKI, Eddie Nalapraya.

“Nanti tumpeng itu akan diarak ya bersama Pak Wagub juga. Sementara itu, SKPD yang lainnya, mulai dari Wali Kota hingga lurah-lurah, akan ikut membawa sejumlah 486 tumpeng kecil yang akan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang datang,” kata Sylviana yang juga menjabat sebagai Asisten Pemerintahan DKI tersebut. Acara tumpengan itu rencananya akan selesai pada pukul 20.00 WIB.

Di jam yang sama, juga telah tersedia delapan panggung hiburan yang tersebar dari Gedung Indosat hingga Bundaran HI. Lokasi panggung itu akan tersebar di:

Wisata Kuliner Sabang: panggung PD Pasar Jaya dimeriahkan oleh Jamrud dan Steven Coconut Trees.
Jalan Sunda: panggung Jak TV dimeriahkan oleh Slank, Ronald, dan Tike Ekstravaganza.
Depan Hotel Pullman: panggung PT MRT Jakarta yang dimeriahkan oleh musik blues.
Depan Hotel Mandarin: panggung PT Pembangunan Jaya Ancol yang dimeriahkan oleh dangdut.
Kebon Kacang: panggung Bank DKI yang dimeriahkan oleh campursari dan rock n roll.
Lapangan sebelah EX Plaza: panggung PT Jakarta Propertindo yang dimeriahkan musik jazz.
Gedung Jaya: panggung PT Pembangunan Jaya yang dimeriahkan oleh disko.
Depan Bank Indonesia: panggung PD Pembangunan Sarana Jaya yang dimeriahkan oleh keroncong tugu.

Selanjutnya, konsentrasi acara akan tertuju pada panggung utama di sisi tenggara Monas (Gambir). Panggung utama itu mengambil tema “Karnaval Budaya Kota Jakarta Tempo Dulu, Masa Kini, dan Masa Depan”.

Di panggung utama itu akan ada hiburan dari band Kotak, Bondan Fade2Black, Opera Van Java, Soimah, Omas, dan sebagainya. Jokowi bersama pejabat Pemprov DKI lainnya juga rencananya akan memeriahkan panggung utama.

Tak berhenti sampai di situ, mulai pukul 21.00 WIB, akan diselenggarakan malam muda-mudi. Konsep acara tersebut seperti Jakarta Night Festival pada malam tahun baru lalu. Malam muda-mudi akan berlangsung sepanjang Jalan MH Thamrin-Bundaran HI.

Kendati demikian, malam muda-mudi hanya dibatasi sampai pukul 22.00 WIB. Setelah acara selesai, semua panggung hiburan akan langsung dibongkar, dibersihkan, maksimal hingga pukul 03.00 WIB. Sebab pada hari berikutnya, yakni pada 23 Juni 2013, akan diadakan Jakarta International 10K di Monas.

Pengamanan 

Sylviana mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI dan Polda Metro Jaya untuk pengaturan lalu lintas. Sebab, selama acara, sepanjang Jalan Thamrin dan Jalan Medan Merdeka Barat akan ditutup untuk semua kendaraan. Jalur yang digunakan saat malam muda-mudi lebih pendek apabila dibandingkan malam tahun baru lalu.

“Sebanyak 800 personel Satpol PP akan dikerahkan untuk mengamankan jalannya acara tersebut. Kami juga meminta bantuan Polda Metro Jaya. Pihak keamanan gedung di sekitar lokasi juga diminta untuk membantu pengamanan selama acara berlangsung,” kata Sylviana.

 
Editor : Ana Shofiana Syatiri 
 

Siap-siap Berpesta di HUT Jakarta ke-486

Angkasa Yudhistira – Okezone Browser anda tidak mendukung iFrame

Jum’at, 21 Juni 2013 16:34 wib

JAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta ke 486 akan dihelat pada 22 Juni 2013. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI  telah menyiapkan sejumlah acara bertajuk Jakarta Night Festival sejak pukul 18.00 WIB hingga 02.00 WIB, besok.

HUT Jakarta, akan ditandai dengan apel HUT DKI di Plaza Selatan, Monumen Nasional (Monas) pada pukul 07.30 WIB. Akan hadir dalam kesempatan itu Gubernur Jokowi, Wakil Gubernur Basuki, pejabat Pemprov DKI, dan pimpinan DPRD DKI.
Setelah itu, gubernur, wakil gubernur dan pejabat Pemprov DKI akan foto bersama di pendopo Balai Kota Jakarta.

Pukul 09.30 WIB, DPRD DKI menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka HUT DKI Jakarta. Selain Jokowi, menurut agenda, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi juga akan hadir.
Lanjut pada pukul 09.00 WIB, akan ada acara perlombaan Jakfox 2013 yang merupakan acara tahunan di Lapangan IRTI Monas. Acara dihelat selama dua hari, sejak besok.
Untuk puncak acara HUT Jakarta ke-486, akan dilaksanakan pada malam hari. Demi melancarkan rencana tersebut, mulai dari Jalan Medan Merdeka Barat hingga Jalan Thamrin, akan dilakukan pengalihan arus sejak pukul 16.00 WIB secara bertahap hingga penutupan total pada pukul 18.00 WIB.

Setelah itu, pada pukul 18.00 WIB, Jokowi-Ahok beserta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI hingga Lurah akan bersama-sama berangkat dari Balai Kota Jakarta untuk mengarak tumpengan besar menuju ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Ketua Panitia Penyelenggara HUT DKI ke-486, Sylviana Murni mengatakan, rencananya Jokowi akan menaiki tumpeng raksasa dan memberikan dua potongan tumpeng kepada tokoh Jakarta, yakni istri mantan Gubernur DKI Jakarta Henk Ngantung, Evie Ngantung, dan Mantan Wakil Gubernur DKI Eddie Nalapraya.
“486 tumpeng kecil juga akan dibagi-bagikan kepada masyarakat yang datang,” kata Sylviana, Jumat (21/6/2013).

Di waktu yang sama, juga telah tersedia delapan panggung hiburan yang tersebar dari Gedung Indosat hingga Bundaran HI. Lokasi panggung itu akan tersebar di Wisata Kuliner Sabang (panggung PD Pasar Jaya dimeriahkan oleh Jamrud dan Steven Coconut Trees), Jalan Sunda (panggung Jak TV dimeriahkan oleh Wong Pitoe, Ronald dan Tike Ekstravaganza).

Di depan Hotel Pullman (panggung PT MRT Jakarta yang dimeriahkan oleh musik blues), depan Hotel Mandarin (panggung PT Pembangunan Jaya Ancol yang dimeriahkan oleh dangdut), Kebon Kacang (panggung Bank DKI yang dimeriahkan oleh campursari dan rock n roll).
Di lapangan sebelah EX Plaza (panggung PT Jakarta Propertindo yang dimeriahkan musik jazz), Gedung Jaya (panggung PT Pembangunan Jaya yang dimeriahkan oleh disco), dan depan Bank Indonesia (panggung PD Pembangunan Sarana Jaya yang dimeriahkan oleh keroncong tugu).

Untuk acara tumpengan, rencananya akan selesai pada pukul 20.00 WIB. Selanjutnya, konsentrasi acara akan tertuju pada panggung utama di sisi tenggara Monas (Gambir). Panggung utama itu mengambil tema “Karnaval Budaya Kota Jakarta Tempo Dulu, Masa Kini, dan Masa Depan”.

Di panggung utama itu, juga akan ada hiburan dari band Kotak, Bondan Fade2Black, Opera Van Java, Soimah, Omas, dan lainnya. Jokowi bersama pejabat Pemprov DKI lainnya juga rencananya akan memeriahkan panggung utama.
Puaskah Anda dengan rentetan acara tersebut? Jangan. Sebab, mulai pukul 21.00 WIB, akan diselenggarakan malam muda-mudi. Konsep acara tersebut seperti Jakarta Night Festival pada malam tahun baru lalu.
Malam muda-mudi akan berlangsung di sepanjang Jalan MH Thamrin-Bundaran HI. Kendati demikian, malam muda-mudi hanya dibatasi sampai pukul 22.00 WIB.

Setelah acara selesai, semua panggung hiburan akan langsung dibongkar, dibersihkan, maksimal hingga pukul 03.00 WIB. Pasalnya, pada 23 Juni 2013 akan diadakan Jakarta International 10K yang berpusat di Monas.

 
 
 

 


Sylviana Murni, Ketua Panitia Perayaan HUT Jakarta ke-486, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan. Foto/labib85.wordpress.com
 
Sylviana Murni, Ketua Panitia Perayaan HUT Jakarta ke-486, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan. Foto/labib85.wordpress.com

HUT DKI ke 486, Jokowi Arak Tumpeng Raksasa dari Balaikota Menuju Bundaran HI

Jumat, 21 Juni 2013 | 23:19:12

Jakarta, PenaOne – Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta ke-486, Sabtu (22/6/13) besok, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta pejabat pemprov lainnya akan mengarak tumpeng raksasa dari Gedung Balaikota hingga ke Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Hal ini disampaikan oleh ketua panitia HUT Kota Jakarta, Sylviana Murni. Ia mengatakan akan ada satu tumpeng raksasa dan 486 tumpeng kecil yang nantinya akan dibawa oleh para SKPD, walikota, wakil walikota, bupati, camat dan lurah.

“Nanti ada tumpeng raksasa kemudian diikuti 486 tumpeng-tumpeng kecil yang dibawa oleh para SKPD, walikota, wakil walikota, bupati, camat dan lurah. Tumpeng raksasa dibawa dengan 40 penari. Nanti tumpeng diarak dari balai kota menuju HI,” ujar Sylviana di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (21/6/13).

Sylviana menambahkan, tumpeng raksasa ini nantinya akan diberikan kepada istri Mantan Gubernur DKI Jakarta, Henk Ngantung dan Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang juga merupakan tokoh betawi, Mayjen TNI Purnawirawan Angkatan Darat Honoris Kausa H.Edi Marzuki Nalapraya.

“Yang raksasa kayak mockup, akan diberikan pada warga kehormatan, yang pertama istri dari bapak Alm. Henk Ngantung, beliau adalah mantan gubernur DKI, kedua diberikan pada tokoh masyarakat betawi dan juga mantan Wakil Gubernur DKI, Mayjen TNI Purnawirawan Angkatan Darat Honoris Kausa H. Edi Marzuki Nalapraya. Yang nyerahin gubernur pada mereka,” ungkap wanita yang akrab disapa Sylvi ini.
Selain itu, menurut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan ini, tumpeng-tumpeng kecil akan diberikan kepada warga yang datang.

“Nanti tumpeng yang kecil-kecil dimakan warga. Ada 3 tingkat, yang pertama 6 bungkus, kedua 8 bungkus, yang ketiga 4 bungkus, jadi kalo warga itu ngambil, nanti didalamnya itu udah ada lauk pauk, sama sendok, dia makan kemudian setelah itu ada kantong yang emang udah kita siapin,” jelas Silvy.

Ide tumpeng ini berasal dari gubernur yang ingin memberikan pelayanan kepada warga Jakarta. (imm)

Penulis : Sukmawati

– See more at: http://penaone.com/hut-dki-ke-486-jokowi-arak-tumpeng-raksasa-dari-balaikota-menuju-bundaran-hi.html#sthash.8g0LQyiZ.dpuf

 

Leave a comment »

Lagi…Media nulis “saya” Plt Walikota Jakarta Barat (tantangan baru, saya suka…)

Jokowi Tunjuk Sylviana Murni Menjadi Plt Walikota Jakarta Barat

 

Mulya Nurbilkis – detikNews

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sylviana Murni sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Barat. Penunjukan tersebut berlaku hingga DPRD DKI Jakarta memutuskan siapa pejabat yang akan menjadi Walikota Jakarta Barat.

“Iya Plt Walikota Jakarta Barat, iya benar,”ucap Sylviana melalui pesan singkatnya, Jumat (19/4/2013).

Penunjukan ini pun dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Iya, Bu Sylvi (Plt),” ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota DKI.

Untuk diketahui, saat ini ada 4 posisi pejabat eselon II di jajaran Pemprov DKI yang sedang kosong. Keempat jabatan yang kosong yaitu Walikota Jakarta Selatan, Anas Effendi yang dipindahkan menjadi Kepala Badan Perpustasaan dan Arsip Daerah. Kemudian Sekretaris Kota Jakarta Timur, yang dijabat oleh Husein Murad, dipromosikan menjadi Wakil Walikota Jakarta Timur.

Selain itu, Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin dan Wakil Walikota Jakarta Barat, Sukarno, juga sudah tidak menjabat. Burhanudin tidak menjabat karena mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Sedangkan Sukarno telah memasuki masa pensiun pada 1 April lalu.

Sementara itu, Jokowi pun mengaku sudah mengajukan nama calon pengisi jabatan tersebut ke DPRD DKI. Namun hingga saat ini masih belum diputuskan.

“Sudah satu setengah bulan lalu kita ajukan ke dewan, yang Selatan dan Barat. Sampai sekarang belum ada (jawaban),” terang Jokowi beberapa waktu lalu.

 

Leave a comment »

Media Menulis tentang “saya” sebagai Plt KASATPOL PP (kadang maluuu…)

Sylviana Murni, Plt Kepala Satpol PP Pilihan Jokowi

  • Penulis :Kurnia Sari Aziza Jumat, 22 Februari 2013 | 11:26 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo telah resmi menunjuk Asisten Pemerintahan DKI Sylviana Murni menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja. Sylviana Murni menggantikan posisi Effendi Anas yang telah pensiun dan melakukan perpanjangan jabatan selama tiga kali.

Berikut bunyi dari surat keputusan Gubernur yang dibacakan oleh Badan Kepegawaian Daerah:

“Sebagai dasar hukum pelaksanaan serah terima jabatan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta pada hari ini Jumat (22/2/2013) adalah sebagai berikut: Berdasarkan surat perintah tugas Gubernur DKI Jakarta nomor 214/082.74 tanggal 22 Februari tahun 2013 tentang penunjukkan Hj Sylviana Murni sebagai Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta. Keputusan ini berlaku sejak serah terima jabatan terhitung mulai tanggal 22 Februari 2013. Selesai.”

Kemudian Effendi Anas sebagai Kepala Satpol PP DKI terdahulu menyerahkan dokumen kepada Plt Kepala Satpol PP DKI Sylviana Murni sebagai Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP DKI dan menandatangani dokumen tersebut bersama Sekretaris Daerah DKI Fadjar Panjaitan.

Fadjar Panjaitan dalam sambutannya mengharapkan agar Sylviana dapat mengemban tugasnya dengan baik. Ia juga berterima kasih kepada Effendi Anas karena sudah melaksanakan tugas dan fungsi Satpol PP secara baik.

“Hari ini, kita baru saja menyelesaikan serah terima jabatan Kepala Satpol PP DKI kepada Pelaksana Tugas dari Bapak Effendi Anas kepada Ibu Sylviana Murni. Terima kasih kepada Bapak Effendi yang telah mengawal dan melaksanakan tugas Pamong Praja dan mohon perhatiannya kepada Pelaksana Tugas Ibu Sylviana untuk melaksanakan tugas Pamong Praja secara baik,” kata Fadjar, Jumat (22/2/2013).

Dalam acara serah terima jabatan itu turut dihadiri oleh Kepala BKD DKI I Made Karmayoga, Inspektorat DKI Franky Mangatas, dan Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah DKI Irmansyah. Acara serah terima jabatan itu berlangsung selama lebih kurang 10 menit. Editor : Ana Shofiana Syatiri

Jumat, 22/02/2013 12:15 WIB

Sylviana Murni, dari None Jakarta, Wali Kota Hingga Kepala Satpol PP

Sukma Indah Permana – detikNews
(foto: Ray Jordan-detiknews)

Jakarta – Cukup mengejutkan Jokowi menunjuk seorang perempuan lembut, Dr Hj Sylviana Murni ,SH,M.Si, sebagai pejabat pelaksana tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (PP). Siapa Sylviana?

Perempuan yang lahir di Jakarta 11 Oktober 54 tahun yang lalu ini adalah peraih gelar None Jakarta tahun 1981. Lantas dia berkarier sebagai PNS sebagai staf/penatar BP-7 DKI periode 1985-1987 dan berlanjut menjadi Staf Biro Pembinaan Mental DKI.

Karier perempuan modis ini terus meroket hingga menjadi Kepala Dinas Pendidikan Dasar DKI periode 2004-2008. Setelah itu, dia menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat tertanggal 21 April 2008 hingga tahun 2012. Dengan prestasi ini, Sylviana merupakan wali kota perempuan pertama di Jakarta.

Perjalanan kariernya sempat dibukukan dengan judul “Pendidikan yang Memerdekakan” yang diluncurkan pada tahun 2008. Buku setebal 251 halaman itu ditulis oleh Saiful Anam.

Di dalamnya menceritakan perjalanan karier Sylviana saat menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Diknas) DKI Jakarta hingga menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat kala itu. Sylviana adalah istri dari Gde Sardjana dan memiliki dua putra. Dari segi pendidikan, setelah lulus dari SMP 44 Jakarta dan SMA 12 Jakarta, dia melanjutkan studinya di S1 Fakultas Hukum Universitas Jayabaya, Jakarta; S2 di Manajemen Kependudukan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI); dan meraih gelar doktor di Manajemen Pendidikan Fakultas Kependidikan Universitas Jakarta.
Terakhir, dia menjabat sebagai Asisten Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta. Kini, selain menyandang jabatan eselon II tersebut, Sylviana juga menjadi Plt Kasatpol PP menggantikan Effendi Anas.

Dia minta didoakan agar bisa menjalankan dua jabatan itu. “Saya akan laksanakan dengan baik,” kata wanita berkacamata ini. Sylviana juga siap-siap saja jika diangkat sebagai Kasatpol PP definitif. Jumlah Satpol PP di Jakarta sekitar 6.000 orang. Satpol PP memiliki misi terwujudnya tata nilai kehidupan masyarakat Jakarta yang tenteram, tertib, aman dan nyaman. Gubernur Jokowi bermaksud menyulap wajah Satpol PP yang terkesan galak menjadi lebih ramah.

Sylviana Murni resmi jabat Plt Kasatpol PP DKI Wilfridus Zenobius Kolo

Jum’at,  22 Februari 2013  −  11:12 WIB

Sindonews.com – Mantan Asisten Pemerintahan DKI Sylviana Murni resmi menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP DKI Jakarta menggantikan Effendi Anas. Pelantikan Sylviana dilakukan hari ini di ruang sekda.

“Penetapan plt itu kan tidak ada batas waktu, sampai ada pengganti definitif,” ujar Sekda DKI Jakarta Fadjar Panjaitan, usai melakukan pelantikan Plt Kasatpol PP, di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Jumat (22/2/2013).

Ditambahkan dia, masa jabatan Plt Kasatpol PP ditentukan sampai ada pengganti defenitif. Menurutnya, pergantian yang dilakukan pemprov DKI Jakarta kepada Effendi, karena dirinya telah masuk masa pensiun, terhitung Senin kemarin.

Untuk itu, perlu dilakukan penunjukkan plt segera, untuk menggantikan dirinya. Sebelum ada pengganti definitif, harus dilakukan penunjukan plt dan terpilih lah Sylviana.

“Pak Effen kan sudah memasuki pensiun dan sudah perpanjangan. Terhitung Senin kemarin, sudah diberikan penetapan bebas tugas dari Pak Gubernur, sehingga perlu mencari pelaksana tugas,” tuturnya.

Leave a comment »

Jumat, 19/04/2013 20:46 WIBJokowi Tunjuk Sylviana Murni Menjadi

Jumat, 19/04/2013 20:46 WIB

Jokowi Tunjuk Sylviana Murni Menjadi Plt Walikota Jakarta Barat

Mulya Nurbilkis – detikNews
 

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Sylviana Murni sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jakarta Barat. Penunjukan tersebut berlaku hingga DPRD DKI Jakarta memutuskan siapa pejabat yang akan menjadi Walikota Jakarta Barat.

“Iya Plt Walikota Jakarta Barat, iya benar,”ucap Sylviana melalui pesan singkatnya, Jumat (19/4/2013).

Penunjukan ini pun dibenarkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Iya, Bu Sylvi (Plt),” ujar Ahok saat dikonfirmasi di Balai Kota DKI.

Untuk diketahui, saat ini ada 4 posisi pejabat eselon II di jajaran Pemprov DKI yang sedang kosong. Keempat jabatan yang kosong yaitu Walikota Jakarta Selatan, Anas Effendi yang dipindahkan menjadi Kepala Badan Perpustasaan dan Arsip Daerah. Kemudian Sekretaris Kota Jakarta Timur, yang dijabat oleh Husein Murad, dipromosikan menjadi Wakil Walikota Jakarta Timur.

Selain itu, Walikota Jakarta Barat, Burhanuddin dan Wakil Walikota Jakarta Barat, Sukarno, juga sudah tidak menjabat. Burhanudin tidak menjabat karena mengundurkan diri karena mencalonkan diri sebagai calon legislatif (caleg) 2014 DPRD DKI Jakarta dari Partai Gerinda. Sedangkan Sukarno telah memasuki masa pensiun pada 1 April lalu.

Sementara itu, Jokowi pun mengaku sudah mengajukan nama calon pengisi jabatan tersebut ke DPRD DKI. Namun hingga saat ini masih belum diputuskan.

“Sudah satu setengah bulan lalu kita ajukan ke dewan, yang Selatan dan Barat. Sampai sekarang belum ada (jawaban),” terang Jokowi beberapa waktu lalu.

Leave a comment »